Banyuasin II

Warga Sungsang Laporkan Kades Terkait Dana Desa Ke Kejari

DID-Banyuasin

Warga Sungsang Laporkan Kades Terkait Dana Desa Ke Kejari

Banyuasin Online, Sungsang – Kedatangan warga Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin II ke Irkab Banyuasin, Senin (2/5) lalu mendapat perhatian khusus dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Balai. Desakan warga agar kepala desa (kades) setempat dicopot lantaran tidak transparan mengelola dana desa dan DID, akan ditindaklanjuti lembaga Adhayaksa tersebut.

Dikatakan Kepala Kejari Pangkalan Balai Asmadi SH MH melalui Kasi Intel M Falaki SH, jika pihaknya akan melakukan uji informasi untuk mengetahui lebih lanjut kebenaran dari laporan warga tersebut.

“Perlu kita lakukan uji informasi terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran laporan tersebut. Namun yang jelas kami tidak tinggal diam jika mengenai dana desa dan DID yang menjadi program pemerintah,” kata Falaki, Rabu (11/5).

Dikatakan Falaki, massa yang tergabung dalam Balaidhika Karya Banyuasin tersebut menyebutkan jika kades atas nama Romi Adi Chandra tersebut tidak transparan mengelola dana desa dan DID dengan memalsukan pertanggung jawaban di tahun 2015 lalu.

“Ada yang bilang tidak transparan, bentuknya itu seperti apa. Apa kades tidak melibatkan BPD dalam pelaksanaannya atau bagaimana. Ya perlu kita perlu cari informasi juga,” ungkapnya.

Terlebih, dana desa dan DID melibatkan instansi di lingkungan Pemkab Banyuasin seperti BPMPD, Inspektorat bahkan pemerintah kecamatan. Kejari Pangkalan Balai juga mengandalkan informasi dari instansi tersebut.

“Kita sinkronkan berapa nilainya, baru kita lacak ke lapangan. Bahkan informasi dari instansi terkait juga penting. Berapa anggarannya, dan berapa yang sudah dipertanggung jawabkan,” bebernya.

Jika informasi didapatkan, bisa jadi hasilnya akan diserahkan kembali ke Irkab Banyuasin sebagai referensi Kejaksaan sebagai penegak hukum. “Dan jika memang ada kerugian negara, maka Kejaksaan akan menindaknya,” tegas Falaki.

Puluhan massa yang tergabung di Pengurus Cabang Balaidhika Karya Kabupaten Banyuasin mendatangi kantor Inspektorat Kabupaten (Irkab) Banyuasin, Senin (2/5) kemarin. Massa menutut pemecatan oknum kepala desa di Kecamatan Banyuasin II.

Melalui kesempatan tersebut, massa meminta Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH untuk segera memecat oknum kades tersebut. “Kami mencurigai pertanggungjawaban dana desa tahun 2015 dan DID yang kami nilai tidak transparan dan tidak sesuai peruntukkannya, kades diduga memalsukan SPJ,” kata koordinator aksi. (Click/Bo)

Ke Atas