Berita Palembang

Utsawa Dharmagita Diadakan di Provinsi Sumsel

Utsawa Dharmagita Diadakan di Provinsi Sumsel

Utsawa Dharmagita Diadakan di Provinsi Sumsel

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Drs. I Ketut Widnya dan Direktur Urusan Agama Hindu Kementerian Agama RI, Wayan Duda, di Griya Agung Palembang

Palembang (Banyuasinonline.com) – Rencana akan diadakannya Utsawa Dharmagita (lomba membaca kitab suci weda) di tingkat Nasional tahun 2017, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir. H Alex Noerdin setuju akan diadakan lomba membaca kitab suci weda tingkat Nasional tahun 2017 di Provinsi Sumsel, hal tersebut dikatakanya saat menerima Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Drs. I Ketut Widnya dan Direktur Urusan Agama Hindu Kementerian Agama RI, Wayan Duda, di Griya Agung Palembang. Kamis (7/4).

Lanjut Alex Noerdin mengatakan, kalau untuk faslitas kegiatan nanti seperti Transportasi Provinsi Sumsel siap membantu, “jadi kalau untuk transportasi Sumsel siap bantu.” ujarnya

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Drs. I Ketut Widnya menuturkan, dengan pertemuan bersama Gubernur Sumsel tadi bahwa beliau setuju lomba membaca kitab suci weda dilaksanakan di Provinsi Sumsel. “jadi kami memilih Provinsi Sumsel untuk menjadi tuan rumah lomba membaca kitab suci weda di tingkat Nasional tahun 2017 bahwa perteama di sini sudah memiliki fasilitas lengkap seperti di Jakabaring, kedua tempatnya aman dan yang ketiga masyarakat di Sumsel baik.” Ucap I Ketut Widnya

Lanjut I Ketut Widnya mengatakan, kegiatan ini sudah ke 14 kalinya diadakan, “kegiatan ini biasanya tiga tahunan sekali diadakan sebelumya sudah pernah di Provinsi DKI Jakarta, Bali, Provinsi Nusa TenggaraTimur (NTT), Kendari, Solo dan lainnya. Lomba ini sebelumnya pernah dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.” katanya

Sambung Ketut Widnya, untuk perlombaan ini nanti akan diikuti oleh para umat hindhu se- Indonesia yang jumlahnya 3.000 peserta, kegiatan ini berlangsung selama enam hari antara bulan Juni atau Juli tahun 2017. selain membaca kitab suci ada juga pameran seni dan lainya. ” Jadi harapan kami tentu dengan adanya perlombaan membaca kitab suci weda ini agar para umat hindhu lebih memahami ajaran umat hindhu serta meningkatkan pemahaman yang besar dalam kitab suci agama hindhu.” Pungkasnya.

STIA
Ke Atas