Pemerintah

Turun Jabatan, Aksi Demo Tuntut Kades Penantian

Aksi demo lebih kurang berjumlah 100 ( seratus orang ) langsung menuju kantor Dinas PMD kab. OKU

Baturaja, Banyuasinonline.com – Aksi demo menuntut kades penantian (Manan) turun dari jabatannya sebagai kepala desa langsung di gelar di tiga tempat secara meraton.

Berawal dari keberangkatan mereka dari desa penantian kecamatan Sosoh Buay Rayab , para pendemo lebih kurang berjumlah 100 ( seratus orang ) langsung menuju kantor Dinas PMD kab. OKU di jalan Bindung Langit Lawang Kulon. sekitar 30 menit mereka meng-orasikan tuntunanya dan diterima oleh kadin PMD, rombongan penyuara tuntutan atas nama rakyat desa Penantian ini langsung menuju kantor Kejaksaan Negeri Baturaja.

Di halaman kantor kejaksaan negeri Baturaja kedatangan para pendemo di temui oleh Kajari OKU, Sugeng.SH menanggapi tuntutan untuk minta di tindak lanjuti proses laporan pengaduan pemalsuan tanda tangan bendahara desa (RK) oleh kades penantian terkait dengan pelaksanaan anggaran dana desa tahun 2017.

Kajari menjelaskan sampai dengan sekarang hasil audit pihak Insfektorat OKU belum sampai ke pihak kejaksaan, sedangkan surat pengaduan ditujukan ke Insfektorat, kejaksaan hanya tembusan saja.

“Namun kami (Kejaksaan Negeri OKU) akan segera memproses apabila Insfektorat telah menindak lanjuti pengaduan tersebut dan hasil tindak lanjut itu di sampaikan ke pihak kejaksaan”. ujarnya

Selesaikan mendapat jawaban dari Kajari, Koordinator demo yang di dampingi oleh LSM BPLB OKU dengan mendapat pengawalan Polisi dan Pol PP , lanjut kembali menuju kantor Pemda Oku untuk menemui Bupati OKU.

Lebih kurang pukul 10.30 WIB rombongan pendemo sudah memasuki halaman pemkab dan langsung menuju teras kantor pemkab tempat biasa parkiran kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati, namun kehadiran mereka cepat diantisipasi oleh Pol PP tang sudah bersiap-siap, dengan membuat barisan pagar betis pintu masuk kantor Bupati segara di jaga oleh puluhan Pol PP untuk menjaga jangan sampai ada tindakan yang anarkis dan tidak di inginkan.

Bersuara lantang menggunakan alat pengeras suara mereka ber-orasi menyampaikan tuntutan agar Kades desa Penantian di turunkan dan di proses secara hukum atas perbuatannya yang telah memalsukan tanda tangan bendahara pada pelaksanaan kegiatan Dana Desa tahun 2017.

Selain itu para pendemo juga menyampaikan keluhan mereka atas ketidak puasan cara pelayanan kades terhadap warganya yang suka mengintimidasi dan kurang puduli.

Sekda OKU Drs. Ahmad Tarmizi degan Assisten 1 yang di dampingi oleh Kabag Humas menerima para pendemo dan meminta perwakilannya untuk rapat di ruang rapat abdi praja dan berjanji akan segera menyampaikan tuntutan mereka kepada Bupati OKU yang sedang tidak berada di tempat.(yos)

Editor : FSS

Populer

STIA
Ke Atas