Olahraga

Thierry Gathuessi Ucapkan Salam Perpisahan Kepada Masyarakat Sumatera Selatan

salam perpisahan Thierry Gathuessi kepada SFC

Thierry Gathuessi Ucapkan Salam Perpisahan Kepada Masyarakat Sumatera Selatan

Banyuasin Online, Palembang – Legiun asing Sriwijaya FC Thierry Gathuessi mengucapkan salam perpisahan kepada masyarakat Sumatera Selatan. Ia rela melepas jersey Sriwijaya FC (SFC) karena sakitnya memang harus dipulihkan terlebih dahulu sebelum kembali merumput.

Pemain asal Kamerun berpaspor Prancis itu meminta maaf kepada publik Palembang karena tidak bisa melanjutkan berlaga bersama tim. “Saya minta maaf karena tidak bisa melanjutkan berjuang bersama SFC,”kata Thierry, Senin (16/5).

Thierry memulai debutnya di Sriwijaya FC di liga domestik Tanah Air sejak 2010-2012. Di musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 ia juga berhasil membawa Laskar Wong Kito mengangkat piala di era kepelatihan Kas Hartadi.

Ia akhirnya memperkuat Arema Cronus di musim berikutnya dan kembali bersama Sriwijaya FC dalam Turnamen Piala Gubernur Kaltim tahun 2016. “Banyak kenangan di tim ini, tim ini selalu ada di hati. Saya ingin kembali lagi kalu sudah sembuh,”harapnnya.

Dilanjutkannya, Thierry pada Senin,(16/5) dipersilakan pulang oleh dokter karena kondisinya sudah mulai membaik. Ia berencana ingin pulang ke Prancis dan melakukan rehat panjang hingga penyakitnya sembuh total.

Video Pamitan Thierry Gathuessy

Namun, manajemen SFC melarangnya agar Thierry benar benar mendapatkan izin dokter apabila ingin meninggalkan Palembang. “Dua bulan saya sakit di sini saya dirawat dan diberikan kesempatan untuk sembuh. Manajemen sangat baik sekali dengan saya. Kalau di tempat lain mungkin langsung didepak. Saya harus kontrol ke rumah sakit dulu makanya manajemen tidak mau saya pulang sebelum ada izin dari dokter. Jadi sekarang saya pulang ke wisma atlet dan beristirahat disana,”paparnya.

Sementara itu, Manajer SFC Nasrun Umar menjelaskan, Thierry masih dinilai bagian dari klub. Hanya karena kebutuhan laga SFC harus menarik pemain pengganti. Kemungkinan apabila Thierry bisa sembuh total manajemen siap membuka pintu untuknya kembali merapat.

“Kita ingin dia sembuh dan ada rekomendasi dokter baru bisa kami lepas dia pulang. Karena kita khawatir dia ada apa apa nantinya. Tentunya kami sebagai manajemen merasa bertanggung jawab karena dia bagian dari tim ini,”ujar Nasrun.

Sebelum meninggalkan rumah sakit Thierry juga sempat mengunduh video rekaman berdurasi 1 menit 11 detik agar publik Palembang bisa mendengar kata kata perpisahan darinya. Karena Thierry takut saat dia pulang tidak lupa memberikan pesan kepada para pencinta Laskar Wong Kito. (SN/bo)

Ke Atas