Kriminal

Tewas Usai Dihujani 53 Tusukan Badik

Tewas Usai Dihujani 53 Tusukan Badik

Tewas Usai Dihujani 53 Tusukan Badik

Pelaku Ashar diamankan di Polres Banyuasin berikut barang bukti hasil kejahatan.

#Cemburu buta lihat istri ngobrol dengan korban

Banyuasin Online – Makarti Jaya, Keasikan nyanyi Asdar (35) di arena organ tunggal OT, tidak disangka berujung petaka. Pasalnya Asdar warga Parit VII, Desa Upang Mulya, Kecamatan Makarti Jaya, Banyuasin, tidak bisa mengendalikan diri, usai ceburu buta. Usai melihat korban M Buhari 21, warga SP 3, Desa Muara Baru, Kecamatan Makarti Jaya, Banyuasin, asik ngobrol dengan istrinya berisial In (28).

Kasus tersebut di laporkan Nawati (43), ibu rumah tangga, ibu korban tinggal di Parit 16, Rt 16/04, Dusun IV, Desa Muara Baru, Kecamatan Makarti Jaya, Banyuasin. Dimana  peristiwa itu terjadi, pada Sabtu 9 April 2016, sekitar pukul 02.00 WIB, di Parit VII, Rt 04, Dusun I, Desa Upang Mulya, Kecamatan Makarti Jaya, Banyuasi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi,  ketika pelaku sedang asik nyanyi di panggung Ot di kampung mereka. Secara tidak sengaja, pelaku melihat istrinya lagi ngobrol dengan korbann kemudian timbul rasa cemburu. Kemudian pelaku sempat nanya istrinya siapa itu pelaku. tetapi tidak dijawab dan balik marah.

Pelaku yang kesal, karena terbakar cemburu, kemudian pulang ke rumah mengambil sebilah badik, lantas datang ke arena Ot kemudian terjadi keributan, ketika korban hendak pulang di perjalanan dihadang pelaku, persisnya di areal persawahan, hingga terjadilah duel sengit.

Dimana korban M Buhari oleh pelaku Asdar, menganiaya dengan cara menggunakan sajam jenis pisau badik ke tubuh korban, hingga menderita luka tusuk di bagian dada, perut, leher, tangan, punggung, mata sebalah kirin hingga usus terburai.

Selanjutnya menganai pula dibagian pangkal paha, atau menderita sebanyak 53 tusukan, sehingga tewas dilokasi kejadian dengan bersimbahkan darah atau menderita sebanyak 53 tusukan, sehingga tewas dilokasi kejadian dengan bersimbahkan darah.

Pelaku sendiri diringkus Senin (12/04), sekitar pukul 06.00 WIB, di rumahnya, meski sempat kabur keluar desa, petugas gabungan Polsek Makarti Jaya, usai mengetahui korban yang meninggal terkapar di sawah.

Dari pengakuan Asdar, ia membunuh karena tersulut api cemburu. “Aku tidak suka istri aku ngobrol sama dia. Duel aku sama dia” singkat pelaku, kemudian digiring ke sel tahanan Polres Banyuasin.
Sedangkan keterangan tetangga atas nama Edi mengatakan, setahunya kelakuan Asdar itu diam tidak banyak tingkah. “tidak pernah mereka ribut, baru sekali ini langsung kejadian. Kalau sama pelaku saya tidak tahu” ujarnya saat mengantar keluarga besuk pelaku Ashar.

Kapolres Banyuasin AKBP Julihan Muntaha SIk melalui Kasat Reskrim AKP Agus Sunandar menegaskan pihaknya telah meringkus pelaku pembunuhan berencana.
“Sementara masih dalam penyelidikan, apakah ada motif lanjutan atau tidak. Dan meminta keterangan saksi yang ada di acara organ tunggal atau Ot” ujarnya.

Hasil penyelidikan, pelaku juga untuk kali pertamanya tersandung pidana. “Atas tindaknya, pelaku terancam  pidana pembunuhan berencana, dengan pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP serta pasal 351 ancaman seumur hidup dan minial 15 tahun kurungan penjara” tukas Kasat Reskrim.

STIA
Ke Atas