Acara

Tak Ingin Berikan Konfirmasi, Manager Pasar Malam Menghindari Awak Media

pasar malam yang menjadi alternatif bagi pengunjung untuk berbelanja murah dan mencari hiburan.

Baturaja, Banyuasinonline.com – Memang tak bisa dihindari lagi bahwa dalam dunia hiburan adalah banyak sekali hal hal disuatu pengusaha atau bisnis terkadang banyak melakukan segala cara, suatu hiburan yang bertujuan untuk membuat masyarakat merasa senang memang sudah menjadi prioritas bagi beberapa pengusaha dan pebisnis.

Misalnya pasar malam yang menjadi alternatif bagi pengunjung untuk berbelanja murah dan mencari hiburan.

Usaha pasar malam ini memang tiada mati nya, para pengusaha pasar malam selalu mencari cara agar bisnis tersebut bisa menarik perhatian pengunjung.

Contohnya pasar malam selalu berpindah pindah dari kota ke kota lainnya, bahkan sampai ke daerah sekalipun agar masyarakat atau penduduk tidak jenuh sehingga pasar malam selalu di nanti kehadirnya nya.

Seperti salah satu nya pasar malam yang sedang berada di Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku), bertempat di lapangan Gor milik pemkab Oku, Sudah hampir 2 minggu pasar malam tersebut di berada di sana.

Dahsyat jenis makanan dan kuliner yang di jual di sana dengan harga terjangkau juga barang barang kebutuhan lain nya, di tambah dengan berbagai macam jenis wahana permainan juga di sedia kan di sana, dari wahana permainan anak anak sampai dewasa.

Hal itu tentu menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk memanfaatkan nya karna biasa nya pasar malam itu di gelar terbatas, hanya satu bulan.

Namun tetapi tidak mudah bagi pengusaha pasar malam ini untuk mengadakan usaha nya kedaerah yang bakal di tujuh, mereka harus mengurus izin dan segala aturan yang sudah di terap kan oleh aparat dan pemkab setempat.

Mengenai masalah tersebut, manajer pasar malam Kota Baturaja menghindari wartawan saat hendak di mintai keterangan, padahal menurut keterangan beberapa pekerja nya pada saat itu ia berada di lokasi.

Iwan, salah satu rekan wartawan online, menjelaskan bahwa ia heran kenapa menajer pasar malam tersebut tidak ingin berikan tanggapan dan menjawab pertanyaan awak media.

“Saya merasa heran kenapa menajer tersebut menghindari wartawan, padahal kami hanya ingin meliput pasar malam ini, dan ingin bertanya dari mana dan mau kemana lagi pasar malam ini setelah habis dari sini, melihat tingkah manajer itu kami merasa seolah di pasar malam ini ada sesuatu hal yang aneh dan ganjil yang di tutupi dari publik.” tuturnya.

Ali wartawan media cetak kota Baturaja juga menyampai kan jika kedatangan mereka selain untuk meliput wahana yang ada di lokasi. juga ada beberapa hal yang ingin di mintai keterangan dari manajer atau pemilik usaha pasar malam tersebut.

“Kami hanya ingin mamastikan dan bertanya langsung, izin apa saja sudah di miliki oleh pengusaha pasar malam ini, meski pertanyaan ini mungkin di luar kapasitas kami dan juga kami yakin jika izin mereka untuk menggelar pasar malam ini sudah di lengkapi sebelum nya kepada pemkab dan aparat setempat.” jelasnya.

Selain itu kami juga ingin meng konfirmasi jika seandainya ada permasalahan yang menyebab kan pengunjung celaka atau cedera fatal, di saat sedang mencoba salah satu
Wahana permainan yang cukup ektrim di sana, dan jika itu benar terjadi, apakah ada tanggung jawab serta asuransi dari pihak mereka (pasar malam), untuk pengunjung yang celaka, jika ada tanggung jawab jenis apa.

“Karna kita semua tau jika biasa nya pasar malam ini paling lama hanya satu bulan berada di sini lalu akan berpindah ke tempat lain lagi” tuturnya (Yos)

Editor : Futri S. S

Ke Atas