Banyuasin

Supriono Akan Dilantik Jadi Bupati Banyuasin Definitif

Banyuasin – Dua minggu baru inkra pembacaan Vonis kasus Bupati non aktif Yan Anton Ferdian, wakil bupati Banyuasin Ir SA Supriono akan di ajukan menjadi Bupati Banyuasin.

Menanggapi hal itu, wakil Bupati Banyuasin Ir SA Supriono mengatakan siap apabila di berhentikan Gubernur dari jabatannya sebagai wakil bupati dan siap untuk laksanakan tugas apabila di lantik menjadi bupati.

“Kalau saya terserah, itu mekanisme yang di laksanakan pemerintahan, dilantik ayo yang penting saya melaksanakan tugas,”kata Ir Supriono.

Sebelumnya di beritakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) akan segera mengajukan Surat Pemberhentian Pelaksana Tugas (PLT) Bupati Banyuasin Supriono sebagai Wakil Bupati Banyuasin.

Itu dilakukan dengan adanya putusan dari persidangan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menyatakan Bupati Banyuasin non aktif Yan Anton bersalah.

Kepala Biro Otonomi Daerah (Otda) dan Pemerintahan Provinsi Sumsel, Amsin mengatakan, pasca putusan sidang yang menjatuhkan vonis hukuman kepada Yan Anton pada 23 Maret 2017 maka pihaknya masih menunggu inkrahnya kasus tersebut dengan tidak adanya banding dari kedua belah pihak.

“Keputusan itu, setelah dua minggu baru inkrah dari pembacaan vonis. Nanti, kami akan mintakan keterangannya dari pengadilan,” katanya, Rabu (5/4).

Ketika tidak ada banding antara keduanya, baik itu dari pihak Yan Anton ataupun pihak penuntut, dan telah mendapatkan keterangan dari Pengadilan Tipikor Palembang.

Amsin menjelaskan, pihaknya akan mengajukan Wakil Bupati Banyuasin sebagai Bupati Banyuasin Definitif ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Gubernur akan mengajukan pengusulan dan pemberhentian Yan Anton sebagai bupati dan pengangkatan Supriono sebagai Bupati, dan pemberhentian Supriono sebagai wakil bupati,”pungkasnya.

Ke Atas