Keamanan

Saiful, Belum Dapat Pastikan Perbaikan Jalan Angkatan 66

Kondisi jalan berlubang di tanjakan Jalan Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Kelurahan Pipa Reja, Senin (22/1/2018).

Palembang, Banyuasinonline.com – Adanya kerusakan jalan yang mengakibatkan lubang yang cukup besar di Jalan Angkatan 66 Palembang selalu mengagetkan pengendara. Pasalnya, lubang yang diakibatkan karena kerusakan jalan tersebut berada tepat di jalan yang menanjak. Senin (22/1/18).

Salah satu pengendara roda dua, Danu (37) mengatakan, dirinya yang sering melintasi jalan tersebut saat berangkat kerja sering dikagetkan oleh jalan yang berlubang itu. Bahkan dirinya juga sempat hampir terjatuh karena kendaraan yang dikendarainya tersebut oleng saat akan menghindari lubang.

“Siapo yang dak terkejut pak kalu lubang jalan di pucuk tanjakan, perasaan belum lamo-lamo nian jalan ini dimulusi, tapi ini la ado lobang bae,” ujarnya

Sementara, Bram yang mengaku tinggal di daerah sekitar mengatakan, kerusakan jalan yang berada tepat di atas tanjakan Jalan Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Kelurahan Pipa Reja itu keberadaannya sudah cukup lama ada dan belum terlihat pihak yang terkait untuk melakukan perbaikan.

“Lubang itu sudah cukup lama ada pak, sempat malahan ada kendaraan yang terjatuh akibat lubang itu. Kita tidak tahu juga pak kapan diperbaiki soalnya belum ada kita melihat pihak yang sering memperbaiki jalan mengecek kerusakan jalan itu. Bahaya kalau dibiarkan, bisa mencelakakan pengendara soalnya, khususnya roda dua,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Saiful mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan perbaikan jalan dikarenakan saat ini belum memiliki dana.

Meski demikian, untuk memperbaiki jalan rusak, pihaknya hanya menampal bagian jalan yang berlubang.

“Untuk perbaikan secara keseluruhan belum bisa kita pastikan, namun kita akan perbaiki ruas jalan yang rusak tersebut dengan menampal menggunakan aspal seperti granit,” ujarnya.

Dirinya berharap kepada pihak Kecamatan atau Kelurahan dapat turut serta untuk memperbaiki jalan-jalan rusak tersebut di lingkungan masing-masing.

“Sebagai alternatifnya, sebenarnya juga bisa dibantu oleh kecamatan atau kelurahan masing-masing, seperti meletamkan pecahan koral atau lainnya,” katanya.

Editor : FSS

Populer

STIA
Ke Atas