Berita Sumsel

Ratusan Batang Pohon Lindung di Tebang

penebangan pohon lindung

Ratusan Batang Pohon Lindung di Tebang

Banyuasinonline.com, Betung – Pohon pelindung jenis Mahoni dipinggir jalan lintas timur sumatera dalam wilayah Kabupaten Banyuasin yang ditanam oleh pihak Dinas Pekerja Umum (DPU) Provinsi Sumatera Selatan belasan tahun yang lalu, dipertanyakan warga karena baru-baru ini dilakukan penebangan oleh pihak Balai Besar Sumatera Selatan.

Pohon pelindung yang rata-rata dengan besaran berdiameter 40-50 sentimeter itu dengan tinggi batang mencapai 15-20 meter sudah dirobohkan sejak tahun 2015 hingga Juni 2016 mulai Kelurahan Rimba Asam hingga Kampung Tebing Dayat Kelurahan Betung Banyuasin.

” Jumlah pohon pelindung yang sudah ditumbangkan itu diperkirakan ada ratusan batang dan belum diketahui alasan dari aktivitas penebangan tersebut, yang diketahui pelakunya warga dari Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel dengan mesin potong jenis senso”, terang Rudi saat diminta komentarnya (5/6).

Yang diherankan olehnya, selain sebagai pohon pelindung itu kan dijalur negara dan yang menanamnya pun oleh pemerintah yang diuntungkan masyarakat disekitar ditanam pohon pelindung itu, tetapi pelaku penebanganya itu seenaknya didatangkan dari lain daerah.

”Apakah batang kayu pelindung itu hanya diserahkan begitu saja atau dilakukan sesuai prosedur melalui lelang, sebab pohon itu salah satu dari aset negara yang memiliki nilai jual yang sangai mahal harganya”, tanyanya.

Sementara Camat Betung, Hasanul Hak yang berhasil diminta konfirmasinya terkait aktipitas penebangan pohon pelindung yang mempunyai nilai jual yang mahal itu dikatakanya bahwa memang dirinya mengakui beberapa waktu lalu didatangi pejabat dari Balai Besar Palembang.

Diakuinya dirinya didatangi orang dari Balai Besar memberitahu bahwa akan ada aktipitas penebangan pohon pelindung jenis Mahoni yang memiliki nilai jual yang mahal itu yang ada dipinggir ruas Jalintim Sumatera yang berada dikawasan kecamatan Betung.

” Kalau secara kewilayahan memang dalam kecamatan betung, tetapi kalau masalah pohon tersebut kewenangan pihak Dinas Pertaman, maka disarankan koordinasinya melalui dinas DKPP Banyuasin”, jelas Hasannul Hak singkat.

Terpisah Kapolsek Betung AKP Zulfikar terkait perihal diatas diruang tugasnya juga mengatakan pihaknya tidak mengeluarkan dan tidak memberi izin masalah penebangan pohon pelindung diwilayah hukumnya itu.

Sedangkan siapun pelakunya apalagi manfaat dari aktipitas itupun pihaknya mengaku tidak ada yang menghadapnya yang membicara masalah itu, terangnya kemarin. (Wly/Hs)

STIA
Ke Atas