Banyuasin

Puluhan Warga Binaan Ikuti Pemecahan Rekor Dunia Senam Poco-poco di Lapas Banyuasin

Banyuasin, banyuasinonline – Melalui media teleconference yg berpusat di Lapas Narkotika Jakarta, Narapidana se-Indonesia serentak pecahkan Rekor MURI dan Rekor Dunia Senam Poco-poco (The Largest Guinness World Record Poco-poco Dance) pada Minggu (5/8).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banyuasin pun turut ambil bagian dalam pelaksanaan pemecahan rekor dunia tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul enam pagi di aula Lapas Banyuasin, dengan mengikuti instruksi lewat siaran Radio Republik Indonesia (RRI).

Selama satu bulan terakhir, puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Banyuasin sudah disiapkan dan dilatih mengikuti panduan gerakan Poco-poco yang telah ditentukan. Sebab senam Poco-poco kali ini agak berbeda dengan versi terdahulu, gerakannya lebih variatif dan banyak mengadopsi tarian dan budaya khas daerah.

Dedy Krihastoni, selaku Kasubsi Pembinaan sekaligus koordinator senam Poco-poco di Lapas Banyuasin mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh warga binaan karena sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Sebanyak 40 warga binaan sudah kami seleksi sejak sebulan yang lalu. Kemudian dipersiapkan mulai dari kekompakan, fisik, kesehatan, seragam, dan sebagainya,” pungkasnya.

Tak hanya di Lapas Banyuasin, senam Poco-poco ini juga dilaksanakan di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia. Kepala Lapas Banyuasin, Reza Yudhistira Kurniawan mengatakan, selain baik untuk kesehatan, senam Poco-poco juga merupakan warisan Indonesia yang harus dilestarikan. “Saya berharap kegiatan ini dapat terus kita lanjutkan ke depannya, kalau bisa dijadikan kegiatan rutin setiap minggu,” tutupnya. (Dera/Fadhil)

Ke Atas