Sembawa

Petani Pulau Harapan Kekurangan Air Karena Sungai Tersumbat

Petani Pulau Harapan Kekurangan Air Karena Sungai Tersumbat

Petani Pulau Harapan Kekurangan Air Karena Sungai Tersumbat

Banyuasinonline.com, PULAU HARAPAN – Warga Dusun Perigi Desa Pulau Harapan mengeluh lantaran sungai kecil yang selama ini mengaliri perkebunan warga tersumbat. Akibatnya petani kekurangan air apalagi saat ini akan memasuki musim kemarau, Jumat (10/6).

Seperti diceritakan ketua Kelompok Tani Dusun setempat, Sukino, bahwa saat ini warga memgalami krisis air karena sungai kecil yang ada di desa setempat tertimbun tanah longsor. Selain itu sungai juga ditutupi rumput dan eceng gondok menyebabkan air tidak mengalir.

” Sungai kami tidak mengalir lagi karena tersumbat tanah lonsor, selain itu sungai dipenuhi rumput dan eceng gondok jadi kami kesulitan air, padahal selama ini air sungai ini mengaliri ke kebun warga,” ungkapnya.

Menurut ia akibat sungai tersumbat tersebut kebun warga yang ditanami jagung dan kacang-kacangan jadi kekurangan air, ditambah lagi saat ini akan masuk musim kemarau warga yakin tanaman terancam mati karena kekeringan.

” Kami harap ada bantuan pemerintah untuk mengeruk sungai kami yang tersumbat. Jika dibiarkan terus kami khawatir sungai itu akan hilang karena tertimbun tanah,” harapnya.

Senada dikatakan warga lain, Agus, menurutnya di dusun serigi belum ada fasilitas PDAM dari pemerintah, selama ini warga banyak mengandalkan mata air sumur galian, namun karena termasuk desa dataran tinggi kadang sumur kering saat musim kemarau.

” Musim kemarau biasanya air susah, dulu saat sungai masih mengalir airnya tidak pernah kering jadi warga bisa mengandalkan air itu, sekarang kami berharap ada pengerukan sungai biar bisa digunawakan warga kembali,” bebernya.

Terkait masalah ini Kadis Perkebunan Syuhada Aziz mengatakan pihaknya sudah menyiapkan mobil eskavator yang bisa digunakan untuk mengeruk sungai tersumbat. Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan pompa air bagi warga yang kekurangan air musim kemarau.

” Jangan khawatir kami sudah siapkan eskavator untuk mengeruk sungai, warga silahkan ajukan usulan kekantor, selain itu kita juga siapkan pompa air biar petani tidak kekeringan,” pukasnya.

Ke Atas