Hukum

Peserta Latsar Kemenkumham Sumsel Belajar Sidang Kode Etik

Peserta latihan dasar mengikuti simulasi sidang kode etik

Palembang, Banyuasinonline.com – Apabila Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan pelanggaran disiplin dan berperilaku tercela maka terpaksa harus menjalani sidang kode etik dan terancam menerima sanksi.  Hal inilah yang disimulasikan oleh peserta calon pejaga tahanan pada jajaran pemasyarakatan yang sedang mengikuti Latihan Dasar (LATSAR) Gelombang Pertama Tahun 2018.

Bertempat di Ruang Kelas 1 Gedung Asrama Haji Palembang, Kegiatan sidang Kode Etik ini termasuk dalam penyampaian rangkaian materi ANEKA yaitu Etika Publik, materi ini disampaikan oleh narusumber Kepala Bagian Program dan Pelaporan Gunawan beserta tim, Kasubag PPHTI Asnedi dan Zulkifni, Kamis (3/5/2018).

Menurut Gunawan, Kegiatan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M. HH. 16-KP. 05.02 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Pegawai Pemasyarakatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon pegawai dan mengenalkan Kode Etik Pegawai Pemasyarakatan serta tata cara Sidang Kode Etik kepada seluruh pegawai”, tuturnya.

Ia menambahkan bahwa “kode etik Pegawai Pemasyarakatan adalah pegangan atau pedoman kita dalam tugas-tugas kedinasan sebagai aparatur sipil negara dan dalam menyelesaikan segala perkara pelanggaran disiplin dan etik pegawai yang terkait dalam kode etik” lanjutnya.

“Saya berharap para peserta LATSAR ini dapat mengaplikasikannya di lingkungan kerja masing-masing”, tutup Kabag PP.

Kegiatan ini dikuti 40 calon penjaga tahanan yang dibagi dalam 4 kelompok. Acara ini akan berlangsung sampai sore nanti.  (Rill/Nel)

STIA
Ke Atas