Banyuasin

Pemeriksaan Terhadap Ketua Dan Anggota Dari 6 PPK

Ketua Panwaslu Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Banyuasin, Banyuasinonline.com – Anggota Panwaslu Kabupaten Banyuasin Divisi Penindakan Pelanggaran, Zulkifli ST dalam suratnya yang ditandatangani oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Iswadi terkait hasil pemeriksaan adanya temuan sesuai dalam surat nomor : 001/TM/PILKADA/XI/2017 atas dugaan terhadap Ketua dan anggota dari 6 PPK mengikuti pertemuan dengan Tim sukses pasangan calon bupati dalam pilkada serentak tahun 2018 dan atas dugaan pengarahan dukungan terhadap pasangan calon bupati periode 2018-2023 dinyatakan tidak terbukti.

Hal itu dituangkan dalam surat pemberitahuan tentang status temuan sesuai dengan formulir model A.13 bulan Desember 2017 yang di tandatangani Ketua Panwas bahwa berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap temuan yang masuk dan hasil kajian pengawas pemilu bahwa status temuan diberitahukan oleh pengawas pemilu oleh Ir. Khairul Muluk dengan nomor : 001/TM/PILKADA/XI/2017 dan terlapor/pelaku dengan nomor : 001/TM/PILKADA/XI/2017 atas nama 1. Raden Zakaria, 2. Imam Sumantri, 3. Eko Wahyudi, 4. Hairul kami, 5. Indra Gunawan, 6. Ameredi dan 7. Sultan Hasanuddin serta 8. Rahmad Hidayat itu tidak dapat ditindaklanjuti.

Dalam surat tersebut dikatakan Zulkifli dengan alasan bahwa setelah dilakukan klarifikasi terhadap laporan penemu, terlapor, saksi-saksi tidak terbukti melakukan Pelanggaran pemilihan.

Zulkifli menjelaskan bahwa temuan yang diberikan tidak memenuhi unsur-unsur Pelanggaran pemilu, kode etik maupun administrasi, sambung Ketua Panwaslu Kabupaten Banyuasin Iswadi.

Untuk itu Iswadi menambahkan Panwaslu memutuskan bahwa temuan iti tidak diteruskan dan melakukan binaan terhadap 8 anggota PPK tersebut.

“Panwaslu Kabupaten Banyuasin memutuskan bahwa temuan itu tidak terbukti dan tidak diteruskan atau tidak ditindaklanjuti, namun disarankan agar KPUD Kabupaten Banyuasin melakukan pembinaan terhadap 8 anggota PPK yang terindikasi mengikuti pertemuan/silaturahim agar tidak menimbulkan dugaan tidak netral dan keberpihakan terhadap bakal calon tertentu.” pungkasnya.(AS)

Editor : (FSS)

Beri Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

15 − 2 =

STIA
Ke Atas