Betung

Pelaku Curas Yang Resahkan Warga Betung di Dor Polisi

Pelaku Curas Yang Resahkan Warga Betung di Dor Polisi

Pelaku Curas Yang Resahkan Warga Betung di Dor Polisi

Banyuasinonline.com, BETUNG – Kefli (35), salah satu dari resedivis yang sangat meresahkan masyarakat di wilayah hukum polsek Betung Banyuasin Sumsel ini, Senin (30/5) kemarin sekira pukul 17.00 WIB, berhasil diciduk petugas gabungan Satreskirim buser dari Mapolsek Betung di sekitar Perumahan Griya Betung Indah Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung.

Penangkapan terhadap tersangka Kefli ini, berdasarkan LP/B-19/V/2016/SUMSEL/BA/Sek BTG pada tanggal 27 Mei 2016 yang lalu, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) warung milik Erlani di Jalan Palembang-Betung Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung.

Dalam melakukan aksinya, tersangka Kefli memasuki warung manisan milik korban Erlani dengan cara mendongkel dinding sebelah kiri warung, dan berhasil menggasak harta korban berupa 1 set speaker aktif, 2 buah tabung gas ukuran 3KG, minuman fanta, sprit, dan isi warung lainnya, dengan kerugian diperkirakan sekitar tiga juta rupiah.

Karena berusaha melawan ketika akan dilakukan penangkapan, anggota buser Polsek Betung bertindak tegas dan Tersangka terpaksa didor dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian betis sebelah kanan.

Kapolsek Betung AKP Zulfikar SH kepada wartawan menjelaskan, jika tersangka merupakan resedivis yang sudah meresahkan warga, dan tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan didor, karena melakukan perlawanan saat akan diringkus.

“Tersangka merupakan pelaku curas yang meresahkan masyarakat, berkat informasi dari masyarakat, kini tersangka juga merupakan resedivis ini akhirnya berhasil diringkus oleh anggota reskrim Polsek
Betung, dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan.

Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan cara didor karena berusaha melawan petugas ketika akan ditangkap,” terangnya.

Dijelaskan juga oleh Zulfikar, jika dari tangan tersangka Kef, polisi berhasil mengamankan 1 buah sejata tajam jenis badik yang disimpan dibalik pinggang tersangka.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Waluyo/hs)

Ke Atas