Ekonomi

Meskipun Bergelimang Harta, Abdul Kohar Terbaring Lemah Belum Terdaftar Di BPJS

Istimewa.

Lahat, Banyuasinonline.com – Abdul Kohar hanya bisa terguling lemas diatas kasur busa, dibagian depan rumah orang tuanya tiga tahun lamanya.

Meskipun dikelilingi puluhan hektar perkebunan sawit, puluhan garapan tambang batu bara, hingga gas bumi. Rupanya hal itu belum bisa menjamin kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat, yang berada disekitar ladang uang bagi bos-bos besar perusahan.

Bukan karena ingin bermalasan, ini karena dirinya mengalami pergeseran tulang belakang setelah jatuh dari pohon kelapa.

Kejadian ini berawal ketika warga Desa Sukamakmur, SP 3, Kecamatan Gumay Talang, Lahat ini, hendak mengambil kelapa. Setibanya diatas, ada seekor ular yang hendak mematuknya. Pria berusia 47 tahun ini pun terkejut, hingga pegangannya terlepas dari batang kelapa setinggi diatas 10 meter itu.

“Engsel antara tulang pinggul dengan tulang ruas belakang hancur. Tulang ke 4-5 bergeser. Kejadiannya di Desa Lematang Jaya, Sp 3 HTI, Kecamatan Kikim Timur. Saat itu tidak langsung jatuh ke tanah, tapi nyangkut di pohon karet,” kata Abdul Kohar, Senin (5/3).

Sebagai kepala rumah tangga, putra pertama pasangan Husin dan Odah ini merasa sedih, lantaran kini harus berpangku tangan. Satu orang istri dan kelima anaknya terpaksa harus bisa mandiri. Bahkan untuk mengurus diri seperti mandi dan berpakaian, Abdul Kohar kini harus dibantu oleh kedua orang tuanya.

“Ya namanya anak sendiri, tidak mungkin saya tinggalkan. Kalau berdiri sudah tidak bisa lagi, kalau duduk bisa tapi tidak lama. itu juga ditopang oleh tangannya,” ujar Husin.

Sayangnya, bantuan pemerintah sampai detik ini, belum sampai ke tangan pria yang dulu kesehariannya menyadap karet ini. Bahkan untuk mempermudah biaya pengobatan, Abdul Kohar masih belum terdaftar bergabung di BPJS Kesehatan.

“Solusinya harus operasi, mengganti engsel pinggul. Kalau ada darmawan, ataupun Pemerintah Lahat, kami mohon uluran tangannya,” ucap Husin.

Editor : FSS

STIA
Ke Atas