Politik

Maju Balon Bupati Banyuasin, Askolani Cari Putra Daerah

Banyuasinonline.com, Langkan – Pasangan Bakal calon Bupati dan wakil bupati Banyuasin dari hasil Konvensi dibentuk oleh masyarakat Banyuasin, wajib mendaftarkan diri ke Partai Politik, karna Konvensi dari masyarakat berbeda dengan Konvensi Partai.

Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI P Banyuasin H Askolani, saat menghadiri acara Musyawarah Akbar Masyarakat Banyuasin dengan agenda penentuan Bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuasin periode 2018-2023 di Aula Ponpes Qodratullah Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III, beberapa waktu lalu.

Askolani juga mengatakan, Konvensi yang dilaksanakan oleh masyarakat diharapkan dapat benar-benar independent sehingga masyarkat banyuasin dapat mendapatkan putra daerah yang bagus.

Selain itu, di katakannya munculnya 35 nama balon bupati, dari hasil awal Konvensi tersebut, harus tetap di komunikasi dengan partai politik, jika mau diusung melalui parpol, karena didalam undang-undang pencalonan kepala daerah itu hanya dua cara yakni melalui parpol atau jalur independent nantinya.

“Kita memberikan kesempatan seluas luasnya kepada masyarakat Banyuasin untuk mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan, untuk menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, termasuk yang sudah terjaring di konvensi masyarakat wajib mendaftarkan diri ke Partai Politik,”katanya.

Secara khusus nanti bakal calon dari Konvensi maayarakat juga akan di survey dan fit and propertes terhadap calon yang mendaftar.

Oleh karna itu, dalam proses pencalonan, orang luar boleh masuk untuk mencalon, tetapi orang asli daerah berhak untuk masuk.

“Jadi kita tidak boleh melanggar hak azazi manusia, kalau persaingan dengan independen kemungkinan pasti ada, jadi saya juga sudah siap lahir dan batin nantinya.” pungkasnya.

Ke Atas