Sosok!

Jamilah: Terimakasih pak Aswari dan pak Irwansyah

Istimewa.

Jakarta, Banyuasinonline.com – Ibu dari seorang korban ambruknya selasar BEI bersyukur akhirnya bisa menjenguk anak tungggalnya, Miranda yang terluka cukup parah di Rumah Sakit Al Mintoharjo, Jakarta, Selasa (16/1/2018) pagi.

Ia adalah Jamilah, yang awalnya tidak bisa terbang ke Jakarta dari Palembang untuk menjenguk anak sematawayangnya karena tidak memiliki biaya.

Keinginan Jamilah untuk bertemu Miranda akhirnya memiliki titik terang, setelah cerita Ibu Jamilah sampai di telinga bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan yaitu Aswari dan Irwansyah saat keduanya berencana mengunjungi warga Lahat yaitu Desvahera sebagai korban juga.

Namun bagi pasangan yang diusung oleh partai Gerindra dan PKS ini, kedua mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang itu baik Desvahera maupun Miranda memerlukan uluran bantuan tangan.

Tidak perlu tebang pilih dan berpikir panjang, Ibu Miranda diajaknya juga dari Palembang naik pesawat untuk ke Jakarta.

“Alhamdulillah saya berterimakasih kepada Pak Aswari dan Pak Irwansyah, akhirnya saya bisa menjenguk anak saya satu-satunya. Semoga segala kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ucap Jamilah penuh syukur.

Menurut Aswari yang juga Bupati Lahat dua periode, semoga kehadiran Ibu Jamilah ke sini dapat membawa semangat kepada Miranda untuk cepat sembuh. Ia juga berharap nantinya Miranda segera bisa beraktivitas seperti biasa kembali.

“Kami tidak bisa diam saat tahu ada cerita seperti Ibu Jamilah tidak bisa bertemu anak tunggalnya yaitu Ananda Miranda yang menjadi salah satu korban ambruknya selasar BEI karena terkendala ekonomi. Semoga Ananda Miranda bisa segera sehat dan bugar supaya bisa kembali menjadi salah satu kebanggaan keluarganya,” kata Aswari.

Pada kesempatan yang sama turut hadir pasangan Aswari yaitu Irwansyah yang merupakan wali kota Pangkalpinang menyatakan keprihatinanya atas musibah tersebut. Ia juga memanjatkan doa untuk korban agar segera diberi kesembuhan.

“Kami turut prihatin atas kejadian tersebut, semoga korban bisa segera diberi kesembuhan dan menjalankan aktivitasnya kembali,” ucap Irwansyah.

Sebelumnya, sebagai informasi, ambruknya selasar BEI Senin (15/1/2018) siang menyebabkan korban yang kebanyakan merupakan sekumpulan mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit. Diketahui, mereka adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Bina Darma Palembang yang sedang melakukan kunjungan industri ke BEI.

Korban adalah rombongan dari 95 orang mahasiswa serta empat orang dosen pendamping Universitas Bina Darma Palembang Sumatera Selatan yang hendak melaksanakan kunjungan industri ke BEI di Kawasan SCBDD, Jalan Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2018) siang. Kunjungan pada hari pertama itu menutup rangkaian kegiatan para mahasiswa selama 10 hari dengan tujuan Lombok.

Editor : FSS

STIA
Ke Atas