Pemerintah

Hasil Rapat Koordinasi Sepakat, Perbaikan Jembatan Endikat Ditunda Sesudah Lebaran

Pihak Balai Besar Jalan Provinsi Sumsel saat memaparkan rencana perbaikan Jembatan Endikat Dan Lematang.

Pagaralam, Banyuasinonline.com – Jika sebelumnya pihak Balai Besar Jalan Provinsi Sumsel, telah menjadwalkan jika perbaikan Jembatan Endikat bakal diperbaiki pada awal April, bahkan menargetkan selesai sekitar akhir Mei 2018. Namun atas Kesepakatan bersama antara Balai besar dan Pemerintah Kota Pagaralam, beserta FKPD dan para pengusaha se-Kota Pagaralam maka perbaikan Jembatan Endikat dan dilakukan sesudah hari Raya Idul Fitri (Lebaran).

Berdasarkan hasil rapat, disepakati berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Besemah I Setdako Pagaralam yang dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Pagaralam H.Musni Wijaya.

Pasalnya, selain perbaikan Jembatan Endikat balai besar juga akan melakukan perbaikan terhadap liku Lematang, sehingga harus dilakukan penutupan sementara jalan tersebut.

Efek dari penutupan inilah, yang menjadi kekhawatiran para pengusaha yang ada di Pagaralam. Meskipun jalur dialihkan melalui jalan alternatif Gumai Ulu,  dianggap tidak memungkinkan bagi kendaraan bertonase besar seperti Bus, Truck dan Kendaraan berat lainya.

Selain itu, jika harus menempuh jalur lain yakni Tebing Tinggi dikhawatirkan juga tingkat keamanannya. Selain itu, ada jalur alternatif lainnya yakni melewati Desa Tanjung Tebat, namun karena kondisinya masih belum dilakukan pengerasan dan masuk kawasan Kabupaten Lahat.

Perwakilan Balai Besar Jalan Provinsi Sumsel M.Zulkarnain mengatakan, Menyikapi hal ini, pihaknya bersedia menunda pekerjaan sampai habis lebaran, namun harus ada kesepakatan antara pemkot Pagaralam dengan pihak-pihak terkait.

“Artinya jika harus dikerjakan sesudah lebaran, maka perbaikan Jembatan Endikat dan Perbaikan Liku Lematang akan dilakukan bersamaan sehingga begitupun dengan penutupan jalan,”katanya.

Sementara itu, Pjs Walikota Pagaralam Musni Wijaya menegaskan, bahwa penutupan sementara jalan semasa perbaikan jembatan endikat dan liku lematang dilakukan tidak bisa tawar menawar lagi dan memang harus dilakukan.

“Karena hal ini menyangkut masyarakat banyak, bahkan tidak hanya Pagaralam namun juga bagi Kabupaten​ lain,”ujarnya.

Sehingga, masih kata Musni, memang harus ada konsekuensinya terkait penggunaan jalan agar tidak berdampak negatif atau banyak pihak yang dirugikan.

“Jadi permasalahan, ini akan kita bahas juga dengan Pemkab Lahat agar sama-sama memikirkan dampak dan akibat apabila harus terjadi penutupan secara total jalan semasa perbaikan,”pungkasnya.

Editor : FSS

Populer

STIA
Ke Atas