Olahraga

Final Copa Del Rey, Perburuan Gelar Kedua Bagi Kedua Tim

Berburu gelar ke dua

Final Copa Del Rey, Perburuan Gelar Kedua Bagi Kedua Tim

Banyuasin Online, Madrid – Barcelona dan Sevilla mengusung misi yang sama saat melakoni final Copa del Rey di Vicente Calderon. Mereka bakal saling jegal demi merebut gelar kedua pada musim ini.

Barcelona dan Sevilla akan bersua Senin (23/5/2016) dini hari nanti di markas Atletico Madrid. Siapa pemenangnya akan mencatat double winner. El Azulgrana bermaksud mengawinkan gelar Liga Spanyol dengan Copa del Rey. Bila terpenuhi, mereka akan mencatat sejarah karena menguasai kompetisi di ranah Spanyol dua kali beruntun.

“Ketika tampil di final, apapun yang terjadi, Anda harus siap 100%. Kami harus tampil bagus dan berjuang semaksimal mungkin. Kami menghormati Sevilla. Kami tahu mereka akan bermain dengan segenap kemampuan,” ucap gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, dilansir marca.

Sevilla ingin menyandingkan trofi Liga Europa dengan Copa del Rey. Pasukan Unai Emery menjuarai Liga Europa untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah mengalahkan Liverpool 3-1 di Basel, Swiss. Jika misi itu terlaksana, maka kedua kalinya Los Sevillistas memenangi Liga Europa dan Copa del Rey dalam satu musim, mengulang sukses 2006/2007.

“Kami akan melakoni final lagi. Ini akan jadi laga yang bisa menambah semangat kami. Motivasi kami sedang tinggi. Banyak pendukung yang tidak sempat datang ke Basel akan hadir di Madrid. Ini akan jadi tantangan baru. Kami bisa mengalahkan tim yang lebih baik dari kami,” ucap Emery.

Mengacu statistik, Barcelona lebih diunggulkan. Armada Luis Enrique berstatus juara bertahan dan paling banyak menjuarai Copa del Rey, yakni 27 kali. Lionel Messi dkk juga lebih berpengalaman lantaran selama lima musim terakhir sudah empat kali merasakan final, dan berujung dua gelar.

Pada periode itu Blaugrana juara setelah setelah dua kali menghajar Athletic Bilbao 3-1 (2014/2015) di Camp Nou, dan  3-0 (2011/2012) di Vincente Calderon. Selebihnya dikalahkan Real Madrid 1-2 (2013/2014) dan 0-1 (2010/2011).

Melihat lokasi pertandingan, klub Katalan itu juga cukup diuntungkan. Barcelona sudah empat kali melakoni final Copa del Rey di Vicente Calderon, dimana hasilnya dua menang dan dua kalah.

Sementara Sevilla walau telah lima kali menjuarai Copa del Rey, mereka belum pernah hadir di Vicente Calderon saat final.  Intinya, Jose Antonio Reyes kurang diuntungkan lantaran masih perlu beradaptasi lagi.

Masalah Sevilla lainnya adalah catatan kala jumpa Barcelona. Dari 10 pertemuan terbaru, mereka menelan delapan kelalahan, satu menang dan satu imbang. Salah satu kekalahannya terjadi saat Piala Super UEFA 2015/2016.

Tidak hanya itu, Barcelona juga diperkuat trisula maut, yakni Messi, Neymar dan Luis Suarez yang sudah menghasilkan 130 gol diseluruh kompetisi sepanjang 2015/2016. Mayoritas disumbang Suarez yang telah menyumbang 59 gol.

Bukan berarti peluang Sevilla sudah tertutup. Mereka kerap menang saat final selama 10 terakhir apapun kompetisinya. Itu sudah tersaji di Liga Europa hingga lima kali. Khusus Copa del Rey, Sevilla jadi juara pada partai puncak 2006/2007 dan 2009/2010. (Sn/bo)

Perkiraan pemain
Barcelona (4-3-3)
Ter Stegen; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Rakitic, Busquets, Iniesta; Messi, Suarez, Neymar.
Pelatih: Luis Enrique

Sevilla  (4-2-3-1)
Rico; Mariano, Rami, Carrico, Escudero; Iborra, Krychowiak; Coke, Banega, Vitolo; Gameiro.
Pelatih: Unai Emery

Populer

STIA
Ke Atas