Jurnalisme Warga

DIlabrak Mantan Istri, Diserang Malah Dilaporkan Ke Polisi

DILABRAK MANTAN ISTRI, DISERANG MALAH DILAPORKAN KE POLISI

DIlabrak Mantan Istri, Diserang Malah Dilaporkan Ke Polisi

Banyuasinonline.com, Pangkalan Balai – Sungguh berat ujian yang harus dihadapi DRS (41) seorang pewarta dihari pertama puasa, pasca 6 bulan perceraian dengan mantan istrinya didatangi oleh pacar mantan istrinya seorang anggota polisi berinisial ZP yang bertugas di polsek pangkalan balai.

Kronologi bermula ketika kamis (02/06/16)  mantan istrinya Ld (34) meminjam anak untuk diajak pulang ke rumah karena pasca perceraian anak anak di bawah pengasuhannya, namun setelah anak anak di antar kembali, si anak bercerita ternyata di sana ada oknum Bripka ZP yang berusaha memeluk mereka, mendengar hal ini Drs menanyakan apa maksud dari Bripka ZP memeluk anaknya via ponsel.

Ternyata sms yang dikirim ini bukannya dibalas malah senin siang (06/06/16) disaat orang sedang menjalankan ibadah puasa Bripka ZP bersama temannya anggota polisi juga berinisial (Pd) mendatangi mess dan membunyikan klakson panjang sambil menelepon menantang Drs untuk keluar, sempat terjadi pertengkaran, “karena saya puasa, saya ngalah dan masuk ke kamar untuk istirahat”, katanya.

Namun sebelum pergi ke rumah pacarnya Ld Bripka ZP sempat menuju ke belakang mobil dan mengeluarkan senjata tajam berupa pedang dan parang sambil berteriak, ” awas kau yooo..!!

Selang beberapa menit datanglah dua orang janda Ld dan Mt yang merupakan keponaan dan tante ini yang langsung mengedor pintu sambil berteriak, “keluar kau ngapo kau nak ganggu bang zai.. Dio itu pujaan aku”, kata Ld.

Mendengar itu Drs hanya diam, tiba tiba saja Ld membanting sepeda motor yang sedang di parkir di depan mess sambil berteriak “awas kalo kau idak keluar kubakar motormu”, teriak Ld, namun secara diam diam Drs mengabadikan peristiwa itu.

Karena mendengar ancaman akhirnya saya keluar tiba tiba saja Ld merebut hp saya dan membantingnya, sambil berusaha memukul namun berhasil saya hindari akibatnya Ld menabrak tembok dan kepalanya terbentur, saya segera mengambil kamera untuk mengabadikan kejadian itu, namun pada saat bersamaan Mt memukul tangan saya dengan helm hingga luka robek dan hp saya terjatuh saat itulah hp saya di ambil Ld dan dibanting ke lantai, karena saya mengambil hp yang rusak tanpa saya sadari satu lagi pukulan Mt dengan helm mengenai kepala saya”, terangnya.

Terkait adanya laporan di polsek pangkalan balai Drs mengatakan akan melihat sejauh mana perkembangannya,” kita akan lapor balik dan mempertanyakan apakah ini masuk ke laporan palsu atau tidak karena jika ini di rekayasa alangkah malunya institusi polri”, katanya.

Informasi yang kami gali di lapangan penyidik atau petugas piket inisial A tidak meminta identitas asli dari yang membuat laporan maupun saksinya bahkan saat di mintai konfirmasi terkait nomor LP yang bersangkutan ketika dihubungi di nomor 0852xxxxxx tidak menjawab.(Team liputan).

STIA
Ke Atas