Banyuasin III

Baru 3 Hari Dibangun Jembatan Sukaraja Sudah Ambruk

Baru Dibangun Jembatan Desa Sukaraja Baru Sudah Ambruk

Baru 3 Hari Dibangun Jembatan Sukaraja Sudah Ambruk

Banyuasin Online, Banyuasin III – Bangunan jembatan penghubung yang baru tiga hari dibangun oleh Pemerintah Desa atau Kades di Desa Sukaraja Baru Kecamatan Banyuasin III, kini sudah ambruk setelah diterjang banjir saat datang hujan Sabtu malam lalu.

Bangunan jembatan dengan lebar 4 meter dan panjang 6 meter yang didanai dari kementrian dana desa senilai Rp.600 juta itu yang dikerjakan oleh Kades berinisial Za serta kerabatnya itu dinilai justru mensengsarakan masyarakat, sebab bekum seminggu dikerjakan kini sudah ambruk, jelas tokoh masyarakat setempat Burhanuddin kepada wartawan (24/5).

Burhanuddin menyayangkan, pengerjaan pembangunan itu setidaknya melibatkan Kaur Pembangunan Desanya, tetapi hanya dikerjakan langsung yang pimpin Kades Za sendiri daj yang bekerja pada pembangunan itu hanya oleh kerabatnya sendiri.

Dikatakan Burhanuddin, seyogiyanya pembangunan itu perlu melibatkan kaus pembangunan atau perangkat desa lainya, namun tak satupun perangkat dilibatkan kecualai yang masih ada kaitan keluarga denganya saja.

Ambruknya jembatan itu, kini justru masyarakat desa Sukaraja Baru sendiri yang dirugikan, padahal ruas jalan yang dibangun gorong-gorong atau jembatan tersebut merupakan sarana traspotasi darat yang dapat menghubungan antar desa dan kecamatan untuk menuju pusat pemerintahan kabupaten banyuasin, imbuh Sarbini tokoh masyarakat desa setempat yang lain.

Sarbini meminta, kepada pihak kecamatan banyuasin III, dan Dinas terkait termasuk Bupati dan Wakil rakyat bahkan bapak mentri dapat mrlakukan peninjauan kelokasi, proyek didesanya ini didanai dari program kementrian desa, jelasnya.

Semenstinya kalau didesa ini ada pembangunan apapun bentuknya dalam pelaksanaan tentu melibatkan perabgkat desa dan hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi faktanya adanya pembangunan jembatan yang baru dikerjakan sudah ambruk semacam itu justru kini masyarakat menjadi sengsara, tandasnya.

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan kepala Desa Sukaraja Baru, Za belum berhasil untuk diminta konfirmasinya, termasuk petugas pendamping pemangunan desa maupun superpisor dari kecamatan banyuasin III. (Hs/ks)

Populer

STIA
Ke Atas