Muara Padang

Baru 3 Bulan Dibangun, Jalan Muara Padang Rusak Lagi

Banyuasinonline.com, Muara Padang – Baru sekitar 3 bulan jalan utama kecamatan Muara Padang yang dibangun oleh PT Empat Sekawan (PT ES) menggunakan anggaran APBD Banyuasin tahun 2016 lalu, yang menghabiskan anggaran dana sebesar 8,2 Milyar telah hancur dan rusak parah. Padahal, jalan ini baru saja selesai dibangun pada Desember 2016 yang lalu.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan banyaknya armada angkutan perusahaan perkebunan PT Andira Agro yang membawa hasil panen buah kelapa sawit melebihi tonase.

Menurut Agung (36) warga setempat yang sering melintasi jalan untuk aktivitasnya sehari-hari mengatakan, hancurnya jalan ini karena dikerjakan asal-asalan oleh pihak kontraktor dan tidak adanya larangan bagi PT Andira Agro yang memiliki puluhan armada truknya untuk melewati jalan yang baru di bangun ini.

“Dulu PT Andira Agro mengangkut hasil panen buah sawitnya lewat jalan ini, tapi setelah jalan ini rusak parah, puluhan mobil perusahaan tidak ada lagi yang lewat jalan ini”, katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Anyar Nasrul Nas (37) mengatakan kerusakan jalan yang baru dibangun ini sudah dilaporkan kepada Pemkab Banyuasin namun sampai hari ini belum ada tanggapan.

Terkait peran serta perusahaan yang sering menggunakan jalan ini membuat warga kecewa karena selagi jalan ini masih bagus PT Andira Agro menggunakannya secara maksimal malah mereka sepakat apabila ada kerusakan mereka akan membantu memperbaikinya.

Namun lain kenyatanya ternyata cuma janji belaka, setelah jalan ini hancur mereka memindahkan angkutan lewat jalur sungai menggunakan ponton.

“Seharusnya pihak PT Andira Agro bertanggung jawab terhadap rusaknya jalan ini, anehnya mereka menyiapkan alat berat hanya untuk meloloskan armada mereka saja,”katanya.

Kendaraan warga yang masuk kubangan lumpur malah alat berat perusahaan ini tidak membantu bahkan alat berat di bawa pergi menjauh dari lokasi, lucunya setelah jalan ini rusak parah malah mereka pakai jalur sungai untuk mengangkut hasil panen.

Ditambahkan Nasrul untuk warga yang akan bepergian baik itu ke Palembang maupun menuju ke pesisir terutama ke Muara Padang dan Muara Sugihan terutama pada saat musim hujan seperti ini.

“Saat ini kondisi jalan semakin parah sehingga semua aktifitas masyarakat terganggu, puluhan kendaraan milik warga banyak yang tidak bisa melintas dan tidak sedikit yang terpaksa menginap dijalan,”pungkasnya.

Ke Atas