Jurnalisme Warga

Banyuasin Butuh Kepala Daerah Visioner

Banyuasin Butuh Kepala Daerah Visioner

Oleh:
Akhmad Syarif, M. Si
(Pengamat Pembangunan pedesaan dan Perkotaan)

Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin yang terbentuk berdasarkan UU No. 6 Tahun 2002. Seacara usia banyuasin sudah menginjak usia 16 tahun. Kalau dipandang secara usia memang banyuasin masih tergolong muda namun dari segi pembangunan kabupaten yang sudah berdiri sejak tahun 2002 kemarin belum menunjukkan pembangunan yang signifikan dari segala bidang hal itu dibuktikan dengan banyaknya jalan raya yang belum layak baik jalan kabupaten bahkan jalan antar kecamatan dan antar desa serta penyaluran air bersih kepada masyarakat, walaupun terkadang pemerintah mengklaim bahwa banyuasin sudah memiliki kemajuan.

Untuk mewujudkan banyuasin yang sejahtera untuk masyarakat dalam proses pemerataan pembangunan infrasturktur daerah, banyuasin sangat membutuhkan pemimpin yang sunguh-sunguh peduli terhadap pembangunan, pemimpin yang memiliki visi misi yang jelas, pemimpin yang visioner. Pemimpin yang lahir dari rahim bumi sedulang setudung akan memberikan harapan yang besar bagi kemajuan dan pembangunan di kabupaten banyuasin. Banyuasin harus membutuhkan kepala daerah yang memiliki visioner dalam membangun banyuasin 5 tahun yang akan datang. Kepala Daerah yang berwawasan ke masa depan yang mempunyai pandangan yang jelas terhadap suatu visi yang ingin di capai, agar daerah yang yang dia masuki dapat berkembang. Sesuai dengan visi yang ingin dia capai.

Kepala daerah yang visioner Berani bertindak dalam meraih tujuan, penuh percaya diri, tidak peragu dan selalu siap menghadapi resiko. Pada saat yang bersamaan, pemimpin visioner juga menunjukkan perhitungan yang cermat, teliti dan akurat. Dalam memperhitungkan kejadian yang di anggapnya penting baik dalam menyusun program dan penentuan RAPBD daerah serta dalam menetapkan suatu kebijakan yang dituang dalam bentuk PERDA kemudian kepala daerah harus mampu menggalang masyarakat untuk kerja keras dan kerjasama dalam menggapai tujuan.

Kepala daerah harus bisa merumuskan pelayanan yang cepat, bersahabat dan efisien merupakan contoh dari apa yang diinginkan oleh masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Teknologi informasi, pelayanan on-line melalui internet merupakan prasyarat bagi pemerintah dalam membentuk highest quality service.

Hal ini menandakan, kecepatan pelayanan membantu pemerintah dalam meraih simpati dan kerja sama warga. Bukan hanya itu saja kepala daerah yang visoner mampu memberikan sinyal positif kepada daerah yang tertinggal dari pembangunan. Banyuasin sudah lama sekali menantikan kepala daerah yang lahir dari putra daerah yang memiliki impian dan visi misi yang jelas dalam membangun banyuasin lebih maju terutama daerah daerah yang masih terisolir dari segi infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, sarana lampu jalan, fasilitas umum serta penyediaan air bersih.

Semoga pada pilkada 2018 mendatang, masyarakat banyuasin lebih bijak dan cerdas dalam memilih pemimpin yang track dan recordnya baik dan tanpa cacat hukum apalagi terlibat kasus korupsi. Masyarakat banyuasin harus lebih cerdas dalam memilih calon kepala daerah pada pilkada 2018 mendatang yang memang diharapkan lahir dari bumi sedulang setudang yang mampu mengangkat potensi daerah menjadi potensi unggulan. Membangun Banyuasin Dari Desa. (as)

Ke Atas