Banyuasin III

Banyak Lubang di Jalintim Banyuasin Bahayakan Pengendara

lubang jalintim Banyuasin

Banyak Lubang di Jalintim Banyuasin Bahayakan Pengendara

Lubang jalan mengangga dimana-mana bahaya mengintai pengendara.

Banyuasin Online – Sembawa, Sudah bertahun-tahun kerusakan Jalintim KM 30-35 Banyuasin, dengan lubang bertebaran disana-sini dibiarkan saja, tanpa tersentuh perbaikan. Diperparah koridor jalan kecil lagi sempit, membuat bahaya mengintai setiap saat pengendara. Dalam tiga bulan ini saja, telah menewaskan 13 pengendara, 61 pengendara tahun sebelumnya, maka total 74 orang meninggal sia-sia.

Lubang jalan akan mulai terasa ketika pengguna jalan melintas sejak dari KM 30-35, atau sepanjang 5 kilometer “ranjau” bertebaran disana-sini. tepatnya mulai masuk Desa Pulau Harapan Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, pengendara motor atau roda empat akan mulai mengeluhkan, apalagi warga sekitar setiap harinya melintas, seperti sudah habis kesabaran menghadapi kondisi tersebut.

Seperti dikatakan Andi (42), sudah 2 tahun lebih lubang jalan itu tidak disentuh perbaikan sama sekali. “Iya jadi jalan ini  dibiarkan saja, dari lebaran lalu sampai lebaran lagi sampai mau lebaran lagi ini tidak diperbaiki,” ujarnya.

Ditegaskan warga Pulau Harapan, Rt 07/05, Kelurahan Sebawa, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, bagi warga disini sudah terbiasa dengan kondisi tersebut, tetapi tidak bagi pengandara dari tempat lain.

“Bahaya kalau ada mobil motong atau motor sementara ada lobang, itu bisa kecelakaan. Jelas sore dan malam hari itu paling rawan, kasihan kalau jauh, tidak tahu jalan bahaya, atau ban pecah atau pelek bengkang sudah pasti”

Senada dikatakan Mulyadi 35, warga Pulau Harapan, ini, memang sudah sering terjadi kecelakaan di jalan disana.  “September kemarin ada yang meninggal, subuh hari wakt mau berangkat mantang karet, di KM 30, tidak jauh dari Pombensin, mengarah ke arah talang kelapa, motor menabrak truk bawa barang.” tambahnya.

Dari data Sat Lantas Banyuasin, diketahui sejak Januari terjadi laka 5 perkara, meninggal dunia MD 2 orang, luka berat LB 4 orang, luka ringan LR 10 orang. Untuk Februari terjadi 19 perkara, MD 5, LB 11, LR 19. Lalu  Maret, Laka 7 Perkara, MD 6, LB 1, LR 10. Menyusul bulan April baru 2 kejadian, dengan LB 2, LR 2.

Maka selama 3 bulan, total 13 orang meninggal, 16 luka berat, 39 orang luka ringa, dengan kerugian Rp 35 juta. Sedangkan di tahun 2015, terdata terjadi 101 laka lantas, dari Januari-Desember dengan MD 61, LB 60, 70 LR.

Kasat Lantas Banyuasin AKP Asep melalui Kanit Lantas Iptu Yudi C menegaskan pihaknya telah melakukan pendataan terkait kecelakaan terjadi sepanjang Jalintim Palembang-Betung.

“Penyebab kecelakaan tunggal banyak, karena jalan rusak ini, tapi tidak mau repot jadi tidak melapor. Kalau dalam

tiga bulan ini, karena lubang jalan ada sekitar 3 kecelakaan,” ujarnya. Diteruskan Kanit Laka, sedangkan dalam setahun bisa 10 kecelakaan karena faktor jalan rusak. “yang lainnya terjadi karena banyak dari faktor kelalaian, mengantuk dan mendahului” jelas Kanit Laka.

Ke Atas