Pemerintah

Abdul, Musrenbang Dan RKPD Muara Enim Dalam Setiap Tahun Meningkat

PEMBUKAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (MUSRENBANG) DAN RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD)

Muaraenim, Banyuasinonline.com – Pembukaan musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2018-2019 berjalan lancar.

Acara ini dihadiri bupati Kabupaten Muara Enim Ir.Muzakir Sai Sohar, seketaris daerah Kabupaten Muara Enim Ir. Hasanudin, kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan,  pewakilan dari kepolisian Resor Muara Enim, perwakilan kodim Muara Enim serta seluruh instansi Kabupaten Muara Enim, dan para narasumber dari Provinsi Sumatera Selatan.

Kepala Bappeda Kabupatan Muara Enim, Abdul Najib memaparkan dalam laporkan tentang peningkatan musrenbang dan RKPD Muara Enim, Dalam setiap tahunnya meningkat.

“Untuk peningkatan pembangunan Kabupaten Muara Enim selalu tepat sasaran, ” ungkap Najib Saat melaporkan dalam acara musrenbang di Ballroom Hotel Grand Zury Muara Enim, Senin(2/4/18)

Sementara menurut Bupati Muara Enim, Ir. Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya mengatakan,  Musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) dan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim tahun 2018 ini, Merupakan implementasi amanat UU No. 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 86 Tahun 2017 tentang Tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Oleh karena itu, Hal ini sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan nasional dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Muara Enim yang terus meningkat dari tahun ke tahun meningkat 65,02 persen pada tahun 2014 Menjadi 66,71 persen pada tahun 2016 persentase KK teraliri listrik tahun 2017 mencapai 81,60 persen,” papar Bupati

Dikatakan Muzakir,  Sedangkan untuk Rumah tangga mengunakan air bersih layak mencapai 76,80 persen. Rumah tangga mengunakan sanitasi layak mencapai 75,50 persen.

Tak hanya itu, Upaya penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Muara Enim juga cukup berhasil. Namun,

“Kita semua masih perlu berusaha lebih giat lagi, khususnya dalam rangka membantu saudara kita yang masih belum sejahtera untuk lebih sejahtera lagi, ” tutur muzakir

Lanjut Muzakir, Untuk diketahui penduduk miskin Kabupaten Muara Enim sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2014 tercatat sebesar 13,76 persen, dan pada tahun 2017 menurun menjadi 13,76 persen dan tingkat penganguran terbuka tahun 2017 sebesar 3,31 persen, sedangkan tingkat ketimpangan (Gini Ratio) tahun 2017 sebesar 0,33 persen.

Muzakir Juga menambahkan, Untuk Realisasi Capaian Kinerja Keuangan Kabupaten Muara Enim tahun 2017 sebesar 90,56 persen, dengan realisasi capaian Ouput sebesar 95,51 persen dari 431 program dan 2.169 kegiatan.

“Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Muara Enim tahun 2016 sebesar 5,24 persen atas dasar harga berlaku. Dan PDRB Kabupaten Muara Enim tercatat mencapai 42,63 Triliun Rupiah atas dasar harga berlaku 32,89 triliun rupiah atas dasar harga konstan, dengan PDRB per kapita mencapai 69,93 juta rupiah dengan migas dan 63,02 juta rupiah tanpa migas, ” ungkapnya

Untuk itu, kinerja yang telah kita capai hingga saat ini kiranya dapat bersama-sama kita pertahankan dan berusaha untuk lebih ditingkatkan dimasa mendatang. Tentunya semua ini harus diawali dengan melakukan penyusunan perencanaan pembangunan yang aspiratif dan patisipatif dengan melalui musrenbang kabupaten ini.

Bupati juga berharap,  Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi dan contoh bagi perangkat daerah lain, dan mari bersama-sama membangun Bumi Serasan Sekundang yang kita cintai ini. Harapnya (Ropis)

Editor : FSS

Ke Atas