Banyuasin

323 P3N se-Banyuasin Terima Sepeda Motor Dari Pemprov Sumsel

323 P3N Terima BPKB R2 Bantuan Pemprov Sumsel

323 P3N se-Banyuasin Terima Sepeda Motor Dari Pemprov Sumsel

Banyuasinonline.com, PANGKALAN BALAI – Sebanyak 323 P3N se Kabupaten Banyuasin menerima BPKB kendaraan roda 2 yang dihibahkan oleh pemerintah provinsi Sumsel Senin (30/6) petang kemarin diserahkan secara simbolis melalui Asisten II pemkab Banyuasin Rislani A Gafar DPLh.

Bantuan kendaraan R2 jenis Honda Revo Vit tahun 2014 silam merupakan hibah dari gubernur provinsi sumsel Ir H Alex Noerddin melalui Forum Komunikasi Petugas Pembantu  Pencatat Nikah (FK.P3N) Kabupaten Banyuasin yang diketuai oleh Abdul Hakim SThI.

Rislani berharap dengan diberikannya kendaraan R2 untuk P3N dapat meningkatkan kinerja ditempat tugasnya masing-masing selagi masih dipakai oleh pemerintah.

Karena wacana kedepan P3N ada pembagia zona dimana zona atau wilayah daratan P3N akan dihapuskan, sementara urusan pernikahan akan dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA).

Terpisah koordinator P3N Kecamatan Talang Kelapa M Hasim SH seusai melakukan shalat Ashar di masjid Al Amir komplek Perkantoran Pangkalan Balai menuturkan, dengan diserahkannya surat BPKB motor hibah dari Gubernur Ir H Alex Noerddin mengucapkan ribuan terimakasih.

“Kami telah membagikan semua BPKB kendaraan R2 ini kepada seluruh P3N dengan harapan dapat digunakan sebaik-baiknya, yang kami harapkan selanjutnya adalah agar bapak gubernur Sumsel atau bapak Bupati Banyuasin dapat memberikan insentif bagi kami para P3N se Banyuasin, sebab P3N di Banyuasin tidak ada gaji tetap,” curhatnya.

Dengan diserah terimakan 323 BPKB ke P3N maka kendaraan tersebut menjadi alat inventaris kami Insya Allah akan menjaga dan merawatnya dengan sebaik-baiknya.

Hal yang sama dikatakan oleh Rasyid, bahwa P3N di Kabupaten Banyuasin belum menerima insentif dari pemkab Banyuasin sejak tahun 2015 lalu, andaikata distop mengapa tidak ada konfirmasi terlebih dahulu.

“Padahal tahun 2014 kami P3N di Banyuasin masih menerima insentif sebesar 1,2 juta, tapi sejak 2015 kok distop ada konfirmasi terlebih dahulu,” tanyanya kembali. (waluyo/HS)

STIA
Ke Atas