Banyuasin

178 Balon Kades di Banyuasin Ikuti Tes Kesehatan

Banyuasin.com, Setrio – Tes kesehatan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yaitu administrasi yang telah di penuhi oleh para balon kades tersebut.Pada tahap lanjutan ini yaitu tes kesehatan yg dilaksanakan di RSUD BANYUASIN 27/09 diikuti oleh 48 Desa se Banyuasin dengan jumlah balon kades yg terdaftar 178 orang.

Tes kesehatan kali ini para balon kades nampak antusias,sesampai di RSUD BANYUASIN mereka langsung mengambil kupon antrian dan langsung duduk menunggu panggilan.

Zainuddin Rahmadi yang merupakan ketua panitia pildes Taja Raya 2 Betung mengatakan bahwa, dia menghantar langsung 7 balon Kadesnya dan mengawal dari Desa ke Kecamatan hingga ke RSUD ini, bahkan sampai mengambilkan nomor antrian,ucapnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Banyuasin dr Emi mengatakan, tes kesehatan tersebut merupakan salah satu syarat yang harus dilalui oleh bakal calon kepala desa. “Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan diantaranya berupa, kesehatan diantaranya jantung, rontgen dada, fisik dan pemeriksaan narkoba melalui tes urin,” jelasnya.

Dia melanjutkan, cek kesehatan digelar 27-30 September, hasilnya akan diumumkan 5 Oktober mendatang. “Ada 10 dokter yang diturunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan itu.

Untuk hari pertama ini sudah 157 orang yang telah menjalani tes.
Dan 10 diantaranya adalah Perempuan.
Hasilnya akan langsung diserahkan ke DPMPD, mereka yang berweang memutuskan siapa yang lolos atau tidak,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Roni Utama melalui Kabid Pemberdayaan Masayarakat Desa Joni Gunawan mengatakan, bakal calon yang dinyatakan sehat dan bebas narkoba oleh tin medis, berhak mengikuti tahapan terakhir yakni pelengkapan berkas. Terkait keterangan dari pengadilan, kepolisian dan kejaksaan yang menjelaskan kalau orang tersebut tidak dicabut hak nya untuk dipilih, secara hukum.

“Namun, kalau ada bakal calon nya lebih dari lima orang, pihaknya akan menerapkan tahapan perangkingan,” ungkapnya.

Sesuai aturan Pilkades e-voting di Banyuasin, calon kades minimal berjumlah dua orang dan maksimal 5 orang. Bila kurang dari 2, maka pilkades akan ditunda dan bila bakal calon lebih dari lima dilakukan perangkingan untuk menyaring 5 bakal calon menjadi calon Kades. “Perangkingan diantaranya ditinjau dari pendidikan formal, pengalaman membina desa, usia dan satatus pernikahan,” jelasnya.

Misalnya, yang tamatan S1 poin pendidikannya lebih besar dari tamatan SMA. Kemudian, yang sudah menikah poin nya lebih tinggi dari bakal calon masih bujangan. “Intinya akan dipilih 5 calon terbaik dari bakal calon tersebut,” katanya.
(AS)

STIA
Ke Atas